Breaking News
Home » Kuliner » Nasi Jaha Makanan Unik dan Tradisional Khas Manado
nasi jaha

Nasi Jaha Makanan Unik dan Tradisional Khas Manado

Kota Manado adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara. Kota Manado seringkali disebut sebagai Menado. Kota Manado berada di tepi pantai Laut Sulawesi persisnya di Teluk Manado. Taman Nasional Bunaken terletak tidak jauh dari pantai Kota Manado. Kota Manado terletak di ujung jazirah utara pulau Sulawesi. Luas wilayah daratan adalah 15.726 hektar. Manado juga merupakan kota pantai yang memiliki garis pantai sepanjang 18,7 kilometer. Kuliner di kota Manado memang sangat beragam mulai tinutuan (bubur Manado) , klapertart dan saguer cap tikus ,dan ada 1 lagi yang wajib dicoba adalah Nasi Jaha. Yups, Nasi jaha adalah salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang berbahan dasar beras ketan dan santan yang sebelumnya diisi kedalam batang bambu berlapis daun pisang kemudian dibakar. Nasi jaha merupakan salah satu makanan yang lezat karena penggunaan bumbu rempa-rempanya, sehingga menjadi oleh – oleh wajib bila mengunjungi kota ini. Mungkin kuliner sejenis ini juga terdapat di beberapa daerah lainnya di Nusantara ini. Hanya saja Nasi Jaha memiliki nama yang berbeda sebutannya di daerah lain. Contohnya saja saya, di daerah Jawa Nasi jenis ini dinamakan Nasi Lemeng (Lemang). Nasi Jaha sendiri berasal dari kata : Nasi dan Jahe. Makanan ini tergolong makanan ringan, oleh karena terbuat dari campuran beras ketan kemudian dibumbuhi dengan jahe lalu diendapkan dengan perasan santan kelapa, dimasukkan dalam bambu selanjutnya dipanggang diatas bara api. Nah, yang ini mirip banget rasanya sama lemper. Tapi tanpa filling daging. Nasi jaha juga terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun pisang. Makanan ini oily dan lengket banget di mulut. Nasi Jaha kabarnya juga ada di Sulawesi. Meskipun judulnya ada kata ‘nasi’, tapi saya anggap sebagai camilan

macem lemper. Hehe… Meskipun tergolong makanan lama (jadul), namun makanan ini dengan mudah didapat apabila ada acara perayaan hari besar dan upacara tradisional di Kota Manado. Biasanya Jaha disantap bersama abon daging rusa atau sapi, atau abon ikan cakalang, atau pun gulai dan

kari. Rasanya sangat khas dengan aroma yang menggugah selerah makan. Dewasa ini Nasi Jaha dapat dibeli di pasar-pasar tradisional, supermarket, swalayan, dan restoran serta rumah makan atau cafe di Kota Manado. Pokoknya di jamin yummy banget deh makanan ini.

Check Also

woku woku manado

Bebek Erwe Manado “Terbang” Ke Surabaya

Surabaya, kawanuaplus.com – Anda pernah menikmati masakan bebek peking bumbu erwe di kota Surabaya, Jawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *