Tuesday , 7 December 2021
Breaking News
Home » Headline » Menghimpun Situs Kerajaan Siau
john suoth kansil

Menghimpun Situs Kerajaan Siau

Manado, kawanuaplus.com – Kerajaan Siau adalah salah satu kerajaan nusantara yang pernah eksis selama lebih 4 abad, yaitu sejak pembentukannya di tahun 1510. Masa akhirnya diperkirakan pada tahun 1956, yaitu setelah penguasa kerajaan ke-25, yaitu Presiden Pengganti Raja Siau Ch. David, mangkat.

Putra Mahkota Kerajaan Siau John South Kansil menyatakan pihak keluarga keturunan Kerajaan Siau kini sedang menelusuri sejarah, situs, dan artefak sejarah terkait Kerajaan Siau. Bahkan, menurut John, pihaknya tengah menyiapkan Museum Kerajaan Siau.

“Upaya kami juga dibantu Kerajaan Belanda. Mereka membantu mengumpulkan dokumen-dokumen dan artefak sejarah terkait Kerajaan Siau,” jelas John kepada kawanuaplus.com.

Menghimpun situs Kerajaan Siau ini, menurutnya, butuh perjuangan yang lama dan energi besar. Ibaratnya, mengais sejarah kerajaan yang hanya tersisa kisahnya, tapi hanya kisah dari lisan ke lisan. Dokumen sejarahnya, lanjut John, sangat susah didapat.

Meski demikian, John dan kawan-kawan tetap berupaya aktif dalam agenda-agenda acara yang digelar kerajaan-kerajaan nusantara.
Upaya keturunan Kerajaan Siau ini mendapat dukungan juga dari kerajaan nusantara, antara lain dari Bali. Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX, Dr.Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS dalam suatu kesempatan di Manado, Sulawesi Utara, mengungkapkan bahwa sejarah Kerajaan Siau tercantum dalam buku Negara Kertagama. Dalam buku tersebut tercantum nama Raja Yudha Makata Raya (Raja Siau) pada abad keemasan Hindu Majapahit. Bung Karno juga menyebut nama Siau dalam pledoi “Indonesia Menggugat”.

Pulau Siau sendiri hanya berukuran luas tak lebih dari 100 Km2. Dalam kiprahnya, kerajaan ini pernah mencakup daerah-daerah di bagian selatan Sangihe, pulau Kabaruan (Talaud), pulau Tagulandang, pulau-pulau teluk Manado dan wilayah pesisir jazirah Sulawesi Utara (kini Minahasa Utara), serta ke wilayah kerajaan Bolangitan atau Kaidipang (Bolaang Mongondow Utara) bahkan berekspansi armada lautnya sampai ke Leok Buol. mat

Check Also

k link surabaya

Jangan Ragu Pada Makanan Berlemak

Surabaya, kawanuaplus.com – Jangan ragu makan makanan yang berlemak tinggi atau mengandung kolesterol berlimpah. Nikmati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *